Jumat, 25 Januari 2019

7 jenis hacker




Berikut ini adalah 7 jenis hacker  :

  • 1. White Hat Hacker
  • 2. Red Hat Hacker
  • 3. Yellow Hat Hacker
  • 4. Black Hat Hacker
  • 5. Green Hat Hacker
  • 6. Blue Hat Hacker
  • 7. Grey Hat Hacker



Hacker tentunya bukan istilah yang asing lagi di telinga kita. Terlalu sering didengar dan terlalu sering dibahas, lengkap dengan embel- embel cyber crime yang menjadi image kentalnya. Berikut penjabaran nya :

1. White Hat Hacker ( Ethical Hacker )


Kita seringkali menganalogikan “White” dengan sesuatu yang bersih atau positif. Tepat sekali, White Hat Hacker adalah seorang hacker yang memfokuskan dirinya untuk membangung jaringan keamanan ( security sistem ), dimana Black Hat Hacker, yang merupakan kebalikannya akan mencoba untuk menghancurkannya. White Hat Hacker White hat hacker, juga dikenal sebagai ethical hacker, adalah asal muasal dari information technology, seorang yang secara etik melawan serangan terhadap sistem komputer. Mereka sadar bahwa internet sekarang adalah perwakilan dari suara umat manusia. Seorang White Hat akan memfokuskan dirinya untuk membangun jaringan keamanan (security system), dimana Black Hat (lawannya) akan mencoba menghancurkannya. White Hat juga seringkali digambarkan sebagai orang yang menerobos jaringan untuk menolong si pemiliki jaringan menemukan cacat pada system keamanannya. Banyak dari mereka yang dipekerjakan oleh perusahaan computer security; mereka disebut sebagai sneakers. Sekumpulan dari orang-orang ini disebut tiger teams. Perbedaan mendasar antara White dan Black Hat adalah White Hat Hacker mengklaim mereka mengobservasi dengan Etika Hacker. Seperti Black Hat, White Hat biasanya sangat mengerti internal detail dari security system, dan dapat menciptakan kode untuk memecahkan masalah yang ada



White Hat Hacker merupakan orang yang menerobos sebuah sistem atau jaringan informasi komputer dan melawan serangan terhadap komputer secara etis ( salah satu alasan kenapa disebut dengan Ethical Hacker ). White Hat Hacker bisa juga digambarkan sebagai orang yang menerobos jaringan untuk menolong si pemilik jaringan untuk mengetahui kelemahan pada sistem keamanannya.



2. Black Hat Hacket ( Darkside Hacker )


Black Hat Hacker adalah kebalikan dari White Hat Hacker, yaitu hacker yang orientasinya hanya untuk mengambil keuntungan sendiri, bersifat perusak dan kriminal. Black Hat Hacker secara umum dikenal sebagai seseorang yang piawai dalam hal programmer dan jaringan, tapi menggunakannya untuk semakin memperburuk kekurangan atau kecacatan dalam sebuah sistem ( sering dikenal sebagai pembobol sistem ).Black Hat Hacker Black hat (juga dikenal sebagai Darkside hacker) adalah hacker berorientasi criminal dengan sifat perusak. Biasanya mereka ada diluar security industry dan oleh para modern programmers. Biasanya Black hat adalah seorang yang memiliki pengetahuan tentang kecacatan system dan mengeksploitasinya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Banyak Black Hat mengutamakan kebebasan individu daripada accessibility dari privacy dan security. Black Hats akan mencari cara untuk membuat lubang yang terbuka pada system menjadi semakin lebar; mereka akan melakukan cara-cara untuk membuat seseorang memiliki kontrol atas system. Black hat akan bekerja untuk menghasilkan kerusakan dan/atau untuk mengancam dan memeras seseorang. Black-hat hacking adalah sebuah tindakan yang tidak disetujui untuk membobol system tanpa seijin dari pihak berwenang, biasanya dilakukan pada komputer yang terhubung dengan jaringan.



3. Red Hat Hacker


Secara sederhana, Red Hat Hacker memiliki sepesifikasi sebagai berikut :
· Hat ( Fire )
· Intuition
· Opinion
· Emotion ( Subjective )



4. Yellow Hat Hacker


Secara sederhana, Yellow Hat Hacker memiliki sepesifikasi sebagai berikut :
· Hat ( Sun )
· Praise
· Positive Aspect ( Objective )





5. Green Hat Hacker


Secara sederhana, Green Hat Hacker memiliki sepesifikasi sebagai berikut :
· Hat ( Plant )
· Alternatives
· New Approaches
· Everything goes ( Speculatif )




6. Blue Hat Hacker


Secara sederhana, Blue Hat Hacker memiliki sepesifikasi sebagai berikut :

· Hat (Sky)
· Big Picture
· Conductor hat
· Thinking about thinking
· Overall process (overview)
· Menunjuk kepada perusahaan konsultasi komputer security yang digunakan untuk menjalankan bug test sebelum sistem dijalankan.


7. Gray Hat Hacker


Gray Hat hacker adalah golongan hacker yang memiliki dua wajah sekaligus, yaitu kadang bertindak legal dan memiliki attitude baik ( White Hat Hacker ), tapi kadang justru kebalikannya ( Black Hat Hacker ). Hacker jenis ini biasanya melakukan hack untuk keuntungan pribadi, tapi tidak memiliki tujuan merusak. Mereka masuk ke sebuah sistem komputer hanya untuk meninggalkan jejak, tapi tidak untuk melakukan pengrusakan.(Other) Gray Hat Hacker Grey hat dalam komunitas komputer security, adalah hacker dengan skill yang kadang-kadang bertindak secara legal dengan itikad baik, tapi kadang juga tidak. Ia adalah perpaduan dari white dan black hat hackers. Mereka meng-hack untuk keuntungan pribadi tapi tidak memiliki tujuan yang merusak. Sebagai contoh, sebuah serangan terhadap bisnis perusahaan dengan praktik tidak etis dapat dikatakan sebagai tindakan Black Hat. Tetapi, seorang Gray Hat tidak akan melakukan sesuatu yang jahat, walaupun dia telah melanggar hukum. Jadi bukannya dikatakan sebagai Black Hat, dia dikatakan sebagai Grey Hat Hack. Seorang yang masuk ke system komputer hanya untuk meninggalakna jejak, dan tidak melakukan tindakan perusakan, ini yang dinamakan Grey Hat.


Jenis Virus yang Menyerang Komputer dan Cara Mengatasinya



Tidak hanya dapat membuat hilangnya file atau dokumen penting saja, ternyata virus juga bisa membuat sebuah komputer menjadi error dan yang lebih parah bahkan mengalami kerusakan. Efek buruk yang ditimbulkan oleh virus tentu saja sangat mengganggu kinerja dari komputer, sekaligus dapat menghambat aktivitas kita menggunakan komputer, semisal saat mengerjakan tugas dan lain sebagainya.
Selain itu, bahaya virus komputer yang lainnya adalah yakni bisa memperbanyak dirinya sendiri secara otomatis dan kemudian menyerang sistem-sistem penting komputer tanpa terdeteksi. Hal tersebutlah yang kemudian membuat kinerja komputer menjadi sangat lambat hingga banyak program error yang tentunya sangat merepotkan.
Terlepas dari hal tersebut, ternyata virus sendiri tidak hanya berjenis satu saja, melainkan ada banyak sekali jenis virus yang sering menyerang komputer. Virus-virus ini bahkan juga mempunyai kemampuan masing-masing dengan berbeda-beda bahaya yang ditimbulkan. Berikut ini adalah beberapa jenis virus yang sering menyerang komputer.

Trojan


Trojan adalah salah satu jenis virus komputer yang dibuat dengan tujuan mencuri data dan bahkan dapat digunakan untuk mengendalikan data yang ada di dalam komputer korban. Virus ini sendiri biasanya muncul melalui internet dan juga email yang diterima oleh pengguna. Lewat media tersebut pulalah Trojan menginfeksi komputer pengguna. Maka dari itu, anda harus berhati-hati saat mengakses internet maupun membuka email, karena virus ini dapat mencuri informasi berharga yang ada pada komputer.
Ditinjau dari cara kerjanya, Trojan sendiri sebenarnya bukan berjenis virus, namun karena sifat dari Trojan ini mengganggu kinerja komputer, maka banyak orang-orang yang menggolongkannya sebagai salah satu jenis virus komputer

  • Cara Mengatasinya
Cara yang sering digunakan pengguna komputer untuk membersihkan Trojan dari komputer adalah dengan menggunakan antivirus yang dibuat khusus untuk virus Trojan, seperti Trojan Remover atau Trojan Hunter. Anda bisa saja menggunakan antivirus lain khusus Trojan selain yang disebutkan di atas.

 Worm


Meskipun tidak terlalu berbahaya, namun jika dibiarkan terus menerus maka virus ini akan membuat penyimpanan komputer anda penuh dengan sangat cepat. Pasalnya, Worm sendiri merupakan salah satu virus yang mempunyai kemampuan menggandakan diri. Tentu saja ini tidak bisa terlalu lama dibiarkan berada di dalam komputer. Selain itu, Worm dapat menginfeksi komputer pengguna melalui email dan jaringan internet, sama halnya dengan Trojan.

  • Cara Mengatasinya
Sedangkan cara mengatasinya, pengguna bisa melakukan pembersihan menggunakan Antivirus Pro agar bisa lebih optimal hasilnya.

Memory Resident Virus


Memory Resident Virus merupakan jenis virus komputer yang diciptakan untuk menginfeksi memori RAM. Tentu efek yang ditimbulkan dari virus ini akan mengganggu program komputer dan bahkan dapat membuat komputer menjadi sangat lambat. Adapun Memory Resident Virus akan aktif secara otomatis ketika sistem operasi komputer dinyalakan.

  • Cara Mengatasinya
Sementara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan antivirus seperti SmadavAvastAvira dan lain sebagainya.

Multipartite Virus

Fungsinya sendiri sebenarnya hampir sama dengan Memory Resident Virus, yakni sama-sama menyerang memori RAM yang kemudian akan menginfeksi sistem operasi tertentu lalu setelah itu merambah kebagian hardisk. Jika tidak diatasi dengan segera maka virus ini akan sangat menggangu. Pasalnya, Multipartite Virus sendiri mempunyai kemampuan menyerang dengan cepat sehingga dinilai sangat membahayakan kesehatan RAM maupun Hardisk komputer anda.

  • Cara Mengatasinya
Anda bisa membersihkan Multipartite Virus dengan cara melakukan Defrag Hardisk secara teratur menggunakan Disk Defragmenter serta membersihkan adanya bad sector pada partisi hardisk.

Web Scripting Virus


Web Scripting sebenarnya bukan sebuah virus, melainkan adalah suatu kode program yang digunakan untuk mengoperasikan konten yang ada dalam website. Kenapa jadi digolongkan sebagai virus? Meskipun fungsinya demikian, namun karena Web Scripting kerap mengganggu program-program pada komputer, hal itulah yang kemudian membuatnya digolongkan sebagai salah satu virus yang bernama Web Scripting Virus.

  • Cara Mengatasinya
Mengatasi virus ini tergolong mudah saja, pengguna bisa melakukan permbersihan secara rutin dengan Microsoft tool bawaan Windows atau pun aplikasi antivirus lainnya.

 FAT Virus


FAT Virus atau File Allocation Table Virus adalah sejenis virus komputer yang mempunyai kemampuan untuk merusak file yang ada pada perangkat komputer kita. Selain itu, kemampuan virus ini yang sangat berbahaya adalah dapat dengan mudah menyebunyikan berbagai file penting kita, sehingga seakan-akan file tersebut hilang atau telah terhapus.

  • Cara Mengatasinya
Adapun cara mengatasinya sendiri tergolong sedikit lebih susah, karena pengguna harus memperhatikan setiap data yang tersimpan dalam folder yang terdapat pada penyimpanan kita. Dan misalkan ada file-file mencurigakan yang tidak pernah kita buat dan simpan sebelumnya, berarti data tersebut adalah FAT Virus.

Companion Virus

Companion Virus juga merupakan salah satu jenis virus yang dapat mengganggu data-data pribadi kita. Virus ini sendiri sulit dideteksi, karena mempunyai kemampuan bersembunyi di dalam hardisk, dan bahkan dapat mengubah format data kita menjadi format data file palsu. Contohnya, Data Kita.jpg dirubah virus ini menjadi Data Kita.Apk. Dengan itu, otomatis kita akan dibuat kesulitan mencari data yang sesungguhnya.

  • Cara Mengatasinya
Tidak ada cara yang paling tepat untuk mengatasinya, pengguna hanya bisa mencegahnya dengan melakukan hal biasa, yaitu menginstal dan membersihkan secara rutin lewat antivirus. Pengguna juga sangat dianjurkan untuk mengunduh aplikasi firewall sebagai benteng keamanan.

 Polymorpic Virus


Polymorpic Virus merupakan salah satu virus yang sangat sulit untuk dideteksi dan dibersihkan, karena virus ini sendiri mempunyai kemampuan yang sedikit pintar. Pasalnya, Polymorpic Virus dapat membuat dirinya bersandi dengan otomatis saat sedang menginfeksi sistem. Bahkan, virus ini serta mempunyai kemampuan untuk mengubah strukturnya dan memanipulasi antivirus agar tidak menggolongkannya sebagai sebuah virus.

  • Cara Mengatasinya
Karena kemampuannya tersebut, maka Polymorpic Virus tidak dapat diatasi dengan mudah. Namun pengguna dapat mencegahnya dengan menginstal antivirus dan firewall.

 Directory Virus


Directory Virus adalah sejenis virus yang dapat menginfeksi file berekstensi .exe, cara kerjanya adalah membuat sebuah program .exe tersebut hilang atau error tanpa alasan jelas saat sedang dijalankan. Dan saat anda menjalankan program tersebut, maka secara otomatis virus ini juga akan bekerja dan akan menginfeksi sistem lain. Jika virus ini sudah mulai menginfeksi, komputer anda kemungkinan akan melambat dan banyak program yang tidak dapat dibuka. Serta antivirus sendiri tidak mempan untuk membersihkan Directory Virus ini.

  • Cara Mengatasinya
Jikalau anda tidak menanganinya dengan segera, virus jenis ini bisa merusak semua file exe yang ada di komputer anda. Karena antivirus tidak bisa membersihkannya maka satu-satunya cara mengatasi virus ini adalah dengan menginstal ulang sistem operasi komputer anda.

 Macro Virus


Macro Virus biasanya akan mengganggu sekaligus menginfeksi file-file makro 
seperti .docm.xls.pps dan sejenisnya. Virus ini dibuat dengan bahasa pemrograman suatu aplikasi, justru hal itu dinilai lebih sulit dibanding dengan bahasa pemrograman suatu sistem operasi. Untuk penyebarannya sendiri, Macro Virus sering kali datang dari email-email yang pengguna terima.

  • Cara Mengatasinya
Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan tidak membuka email mencurigakan yang masuk lewat perangkat komputer anda.

 Boot Sector Virus

Boot Sector Virus tidak menyerang program-program yang terdapat pada komputer anda, namun justru langsung menyerang bagian terkecil dalam hardisk yang disebut dengan sektor boot. Sementara Boot Sector Virus biasanya bersembunyi di dalam komponen floppy disk. Dengan kemampuan tersebut, virus ini lebih diunggulkan karena dapat bergerak ke mana pun dan menginfeksi file apa pun yang ada pada hardisk tersebut.

  • Cara Mengatasinya
Virus ini dapat diatasi hanya dengan cara melakukan pen-setting-an hard drive anda ke dalam mode write protect.

 Overwrite Virus


Overwrite Virus ternyata memiliki kemampuan yang cukup hebat untuk sebuah virus, karena mampu menghapus file atau data yang sudah terinfeksi tanpa mengurangi kapasitas hard disk komputer anda. Artinya, virus ini dapat menghapus berbagai data yang ada pada perangkat komputer pengguna, baik itu data penting atau pun yang tidak semuanya bisa saja terhapus dengan otomatis tanpa mengurangi kapasitas hardisk anda. Misalnya, anda memiliki data sebesar 1 GB. Data tersebut kemudian hilang dengan otomatis dikarenakan terinfeksi oleh Overwrite Virus. Meskipun demikian, kapasitas hardisk anda akan tetap terpakai sebanyak 1 GB walaupun sebenarnya data tersebut sudah terhapus.

  • Cara Mengatasinya
Biasanya data yang terinfeksi virus ini tidak benar-benar hilang dari hardisk. Oleh sebab itu, cara mengatasinya adalah dengan mencari data yang sudah terinfeksi tersebut, kemudian menghapusnya agar tidak menyebar ke file-file lainnya.

 Direct Action Virus


Virus ini tergolong mudah dibersihkan dan biasanya sering menginfeksi jenis file Bat Autoxec yang ada pada hardisk. Direct Action Virus sendiri akan aktif secara otomatis saat sistem operasi komputer dinyalakan. Bahaya yang lain dari virus ini adalah mampu menginfeksi perangkat eksternal seperti flashdisk dan lainnya.

  • Cara Mengatasinya
Karena tergolong virus yang tidak terlalu berbahaya dan mudah dibersihkan, maka Direct Action Virus dapat dihilangkan dengan cara melalukan scanning secara rutin menggunakan antivirus.

Minggu, 13 Januari 2019

Tugas 3.2


Private Sub Cmdbatal_Click()
Cbokodebuku.SetFocus
Cbokodebuku = ""
Txtjb = ""
Txtpengarang = ""
Txttt = ""
Txtpenerbit = ""
Txtharga = ""
End Sub

Private Sub Cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub Cmdlagi_Click()
Cbokodebuku.SetFocus
Cbokodebuku = ""
Txtjb = ""
Txtpengarang = ""
Txttt = ""
Txtpenerbit = ""
Txtharga = ""
End Sub

Private Sub Cmdproses_Click()
Dim S As String
Txttt = "20" & Right(Cbokodebuku, 2)
S = Left(Cbokodebuku, 1)
If S = "A" Then
Txtpenerbit = "Andi Offset Yogyakarta"
ElseIf S = "I" Then
Txtpenerbit = "Indah Surabaya"
ElseIf S = "S" Then
Txtpenerbit = "Salemba Empat"
ElseIf S = "E" Then
Txtpenerbit = "Elek Media Komputindo"
ElseIf S = "M" Then
Txtpenerbit = "Maxicom"
End If
S = Mid(Cbokodebuku, 3, 3)
If S = "SIM" Then
Txtjb = "Sistem Informasi Managemen"
Txtpengarang = "Yati Nur Oktavia"
Txtharga = "75900"
ElseIf S = "EDP" Then
Txtjb = "Elektronik Data Processing"
Txtpengarang = "Imam Tarmizi"
Txtharga = "62000"
ElseIf S = "MNJ" Then
Txtjb = "Manajemen"
Txtpengarang = "Valentina Mariana Adiwianti"
Txtharga = "42000"
ElseIf S = "CDR" Then
Txtjb = "Corel Draw"
Txtpengarang = "Riyan Suhandi"
Txtharga = "53000"
ElseIf S = "RPL" Then
Txtjb = "Rekayasa Perangkat Lunak"
Txtpengarang = "Sinta Umpu Singa"
Txtharga = "83000"
End If
End Sub

Private Sub Form_Load()
Cbokodebuku.AddItem "A-SIM-01"
Cbokodebuku.AddItem "I-EDP-02"
Cbokodebuku.AddItem "S-MNJ-03"
Cbokodebuku.AddItem "E-CDR-04"
Cbokodebuku.AddItem "M-RPL-05"
End Sub

Tugas 3.5


Private Sub Cmdbatal_Click()
Txtnk.SetFocus
Txtgol = ""
Txtks = ""
Txtst = ""
Txtth = ""
Txtjb = ""
Txtbag = ""
Txtgp = ""
Txttjg = ""
Txttg = ""
Txtterbilang = ""
Txtnk = ""
Txtnik = ""
End Sub

Private Sub Cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub Cmdlagi_Click()
Txtnk.SetFocus
Txtgol = ""
Txtks = ""
Txtst = ""
Txtth = ""
Txtjb = ""
Txtbag = ""
Txtgp = ""
Txttjg = ""
Txttg = ""
Txtterbilang = ""
Txtnk = ""
Txtnik = ""
End Sub

Private Sub Cmdproses_Click()
Dim s As String
s = Mid(Txtnik, 5, 1)
If s = "A" Then
Txtgol = "A"
Txtjb = "Manager"
Txtgp = "4000000"
Txttjg = "1025000"
ElseIf s = "B" Then
Txtgol = "B"
Txtjb = "Ka. Seksi"
Txtgp = "3500000"
Txttjg = "975000"
ElseIf s = "C" Then
Txtgol = "C"
Txtjb = "Staff"
Txtgp = "3000000"
Txttjg = "925000"
End If
s = Mid(Txtnik, 7, 1)
If s = "S" Then
Txtks = "S"
Txtst = "Single"
ElseIf s = "M" Then
Txtks = "M"
Txtst = "Menikah"
ElseIf s = "J" Then
Txtks = "J"
Txtst = "Janda"
ElseIf s = "D" Then
Txtks = "D"
Txtst = "Duda"
End If
s = Right(Txtnik, 3)
If s = "KEU" Then
Txtbag = "Accounting"
ElseIf s = "ADM" Then
Txtbag = "Administrasi"
ElseIf s = "SDM" Then
Txtbag = "General Affair"
ElseIf s = "EDP" Then
Txtbag = "IT Unit"
ElseIf s = "SPM" Then
Txtbag = "Security"
End If
Txtth = Left(Txtnik, 4)
Txttg = Val(Txtgp) + Val(Txttjg)
Txtterbilang.Text = Terbilang(Txttg.Text)
Txtnk.SetFocus
End Sub

Function Terbilang(Angka As String) As String
Dim n1 As String
Dim nangka, Strjmlhuruf$, intpecahan As Integer, strpecahan$, urai$, Bil1$, strtot$, bil2$
Dim x, Y, z, i As Integer
    
For i = 1 To Len(Angka)
If Not Mid(Angka, i, 1) = "." Then
nangka = nangka + Mid(Angka, i, 1)
End If
Next
    
If Len(LTrim(nangka)) = 0 Then
terbit = "Nol Rupiah"
Exit Function
End If
Strjmlhuruf = LTrim(RTrim((nangka)))
intpecahan = Val(Right(Mid(Angka, 15, 2), 2))
If (intpecahan = 0) Then
strpecahan = ""
End If
x = 0
Y = 0
urai = ""
    
While (x < Len(Strjmlhuruf))
x = x + 1
strtot = Mid(Strjmlhuruf, x, 1)
Y = Y + Val(strtot)
z = Len(Strjmlhuruf) - x + 1
    
Select Case Val(strtot)
Case 1
If (z = 1 Or z = 7 Or z = 10 Or z = 13) Then
Bil1 = "Satu "
ElseIf (z = 4) Then
If (x = 1) Then
Bil1 = "Se"
Else
Bil1 = "Satu "
End If
ElseIf (z = 2 Or z = 5 Or z = 8 Or z = 11 Or z = 14) Then
x = x + 1
strtot = Mid(Strjmlhuruf, x, 1)
z = Len(Strjmlhuruf) - x + 1
bil2 = ""
    
Select Case Val(strtot)
Case 0
Bil1 = "Sepuluh "
Case 1
Bil1 = "Sebelas "
Case 2
Bil1 = "Dua Belas "
Case 3
Bil1 = "Tiga Belas "
Case 4
Bil1 = "Empat Belas "
Case 5
Bil1 = "Lima Belas "
Case 6
Bil1 = "Enam Belas "
Case 7
Bil1 = "Tujuh Belas "
Case 8
Bil1 = "Delapan Belas "
Case 9
Bil1 = "Sembilan Belas "
End Select
Else
Bil1 = "Se"
End If
    
Case 2
Bil1 = "Dua "
Case 3
Bil1 = "Tiga "
Case 4
Bil1 = "Empat "
Case 5
Bil1 = "Lima "
Case 6
Bil1 = "Enam "
Case 7
Bil1 = "Tujuh "
Case 8
Bil1 = "Delapan "
Case 9
Bil1 = "Sembilan "
Case Else
Bil1 = ""
End Select
    
If (Val(strtot) > 0) Then
If (z = 2 Or z = 5 Or z = 8 Or z = 11 Or z = 14) Then
bil2 = "Puluh "
ElseIf (z = 3 Or z = 6 Or z = 9 Or z = 12 Or z = 15) Then
bil2 = "Ratus "
Else
bil2 = ""
End If
Else
bil2 = ""
End If
If (Y > 0) Then
Select Case z
Case 4
bil2 = bil2 + "Ribu "
Y = 0
Case 7
bil2 = bil2 + "Juta "
Y = 0
Case 10
bil2 = bil2 + "Milyar "
Y = 0
Case 13
bil2 = bil2 + "Trilyun "
Y = 0
End Select
End If
urai = urai + Bil1 + bil2
Wend
    
urai = urai + strpecahan
Terbilang = urai & "Rupiah "
Terbilang = LCase(Terbilang)
n1 = UCase(Left(Terbilang, 1))
Terbilang = n1 & Mid(Terbilang, 2, Len(Terbilang) - 1)
End Function

mak kham sapa lagi...

💜Suga💜

  Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas                      💜 Suga Suga pada Mei 2023 Lahir Min Yoon-gi 09 Maret 1993  (umur...